Polsek Galang Diapresiasi Masyarakat, Amankan Pelaku Pungli

TribrataNewsDeliserdanng – Unit Reskrim Polsek Galang,Polres Deli serdang terus melaksanakan kegiatan K2YD (Kegiatan Kepolisian yang di Tingkatkan) terbukti dengan berhasilnya di amankan seorang laki laki warga Dusun III Desa Kotangan Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang, Rabu, 6 Agustus 2019 sekira Pkl 10.00 wib.

Pelaku berinisial SI (41) diamankan personil Polsek Galang pada saat melakukan kegiatan yang menyalah yaitu (pungli) pungutan liar di Jalan Perintis Kemerdekaan Linkungan II Kelurahan Galang Kota Kecamatan Galang Tepatnya di depan Pajak Galang, dengan cara mengutip atau meminta uang kepada supir pengangkut barang dengan modus uang SPSi namun tersangka tidak mau memberikan jasa bongkar muat.

Perbuatan pelaku jelas telah menimbulkan keresahan dan ketidak nyamanan supir yang datang ketempat tersebut, apa lagi pemungutan uang SPSi tersebut tidak resmi, di lakukan secara liar, tidak jelas penanggujawabnya dan uang hasil tersebut di peruntukan untuk apa.

Kapolsek Galang Iptu Teddy Napitupulu saat di kofirmasi TribrataNewsDeliserdang mengatakan” Kami telah menindak lanjuti informasi dari masyarakat, yang merasa resah dengan kegiatan pungli yang di lakukan oleh pelaku SI (41) , pelaku mengutip atau meminta uang kepada supir pengangkut barang dengan modus uang SPSi di pajak Galang namun pelaku tidak mau memberikan jasa bongkar muat.

” Selanjutnya Polsek Galang melakukan pengamanan terhadap aksi premanisme berupa (pungli) terhadap pengemudi yang melintasi Jalan besar Kemerdekaan Perintis (Pajak Galang) dengan modus SPSi, pelaku beserta barang buktinya telah kami amankan di mapolsek Galang untuk di interogasi dan selanjutnya di berikan pembinaan, serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama” ungkap Teddy Napitupulu.

Anto salah satu supir pengangkut barang menyampaikan ” Masyarakat mendukung Polsek Galang sepenuhnya yang telah mengamankan pelaku pungli di Pajak Galang yang kerap menimbulkan keresahan warga, karena kegiatan yang mereka lakukan tidak resmi dan tergolong tindakan premanisme yang harus di basmi, kedepannya kami harapkan kegiatan penertiban terhadap premanisme terus ada sehingga masyarakat merasa aman dari  segala kegiatan berbentuk premanisme” saran Anto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.